Filosofi Kluwek

Beberapa waktu lalu saya membuat masakan rawon gara-gara kangen masakan2 rumah mamah di Jakarta (faktor kedua setelah sang suami minta dibikinin rawon tepatnya). Alhasil saya mencari kluwek yang menjadi bintang utama dalam masakan tersebut. Syukurlah di negara kita kluwek begitu mudah didapat, berbeda dengan para ibu2 Indonesia yang tinggal di LN yang saya temui di berbagai blog yang mengeluhkan betapa langkanya bahan masakan yang menyerupai batu tersebut.

Acara masak pun dimulai. Sesuai langkah2 yang tertulis di resep, sampailah saya pada bagian mengeluarkan kluwek. Tahukah anda buat pemasak amatir yang pertama kali bertemu kluwek yang pertama kali terlintas adalah, “Siapa yang nemuin kluwek ya?” (baca: gilaaaaa! keras banget, sampe gue kira batu :) )..). Masi dalam fase terkagum-kagum dengan penemu kluwek, proses pengeluaran kluwek pun berjalan alot sampai saya memutuskan untuk menghubungi mamah saya di Jakarta hanya untuk bertanya apakah ada shortcut untuk mengeluarkan kluwek selain mengetok benda mirip batu itu dengan ulekan. Kata mamah “ya diketok”..”ya emang susah”

Walaupun sulit, ahirnya keluar juga isi ‘batu’ itu. Isinya ternyata mirip cangkangnya hanya saja versi lebih lunak dengan warna lebih gelap dan tekstur lebih halus (okeh, itu sih berarti beda banget sama cangkangnya). Sambil masak, hari itu saya masih benar2 kagum dengan penemu kluwek. Dan yang mengejutkan (untuk para pemula di bidang masak memasak) ternyata kluweklah yang membuat masakan hitam itu beraroma khas yang menggoda (makin menjadi2lah rasa kagum terhadap penemu kluwek).

Terbayangkah oleh anda sebuah benda yang nyaris mirip batu (kalo tidak diguncang2 ya! kalu diguncang2 maka akan terasa ada sesuatu di dalamnya) dahulu ditemukan dan ternyata dibalik kerasnya cangkangnya terdapat sesuatu yang bisa membuat makanan lezat?

Filosofinya adalah..sebentar saya ingat2 dulu (kebanyakan preambule sih hohahaha) oh iyah..semoga kehidupan kita di dunia ini walaupun tidak terlihat seindah yang kita bayangkan, tetap memiliki manfaat buat orang lain di sekitar kita, kaya si kluwek yang keras kepala namun bisa bikin masakan enakĀ  & punya cita rasa yang khas :D

salam kluwek!

Trackback URL

2 Comments on "Filosofi Kluwek"

  1. avriesa
    03/03/2010 at 6:28 am Permalink

    hooo baru tau rahasia enaknya rawon..kluwek rulez! :) ) kaya gimana si tampangnya Nong?

  2. indah
    06/03/2010 at 2:58 pm Permalink

    yoi med :D kalo dibaca orang jago masak gw diketawain kali ya med XD soal kluwek lah dibahas :P tampangnya? nanti gw update deh..cari dulu :P

Hi Stranger, leave a comment:

ALLOWED XHTML TAGS:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to Comments